Ujung Genteng, Surga di Ujung Sukabumi

Trip ini sebenarnya amat sangat mendadak karena benar-benar tanpa persiapan yang matang dan panjang. Berawal dari obrolan iseng karena salah satu teman saya si Wewew gagal berangkat ke Bali gara-gara pada tanggal keberangkatan ia harus daftar untuk pendidikan s2-nya yang tidak dapat diwakilkan jadilah dia harus merelakan tiket yang sudah dibooking. Dalam kesedihan dan keputusasaannya *halaah lebaytun* saya mengusulkan melakukan trip ke Ujung genteng saja. Dan dari obrolan iseng itu akhirnya terkumpulah 6 orang pasukan yang siap menaklukan ujung genteng

Rabu pagi buta kami sudah berkumpul di masjid Salman ITB sebagai meeting point sekalian solat subuh, setelah berkumpul semuanya  jam 05.30 kami berangkat menuju sukabumi dengan menggunakan mobil wewew. Bandung-Sukabumi ditempuh tak lebih dari 2 jam saja mumpung jalanan masih kosong. Jam 8 pagi kami sempatkan untuk sarapan, membeli logistik dan  mengisi bensin di kota sukabumi. Setelah beres sarapan dan membeli logistik pukul setengah 9 kami langusng menuju Ujung Genteng, dengan bantuan catatan perjalanan orang-orang dan peta yang kami download sesaat sebelum tidur kami berhasil melewati daerah Cipanengah, Cikembar, Jampang Kulon, Surade dan tiba dengan selamat di Ujung Genteng Yippiiee..

sarapan di sukabumi

sarapan di sukabumi

Sukabumi mempunyai banyak wisata alam yang indah dan alami, salah satunya adalah Ujung Genteng. Sekitar 70 kilometer selatan sukabumi, atau kalau kita berangkat dari Jakarta sekitar 220 kilometer dan sekitar 230 dari Bandung. Jarak yang kita tempuh melalui perjalanan darat bisa memakan hampir 6 sampai 7 jam perjalanan. Dalam perjalanan menuju Ujung genteng kita akan melalui jalan yang cukup berkelok kelok, dan disamping kanan kiri kita disuguhi pemandangan alam yang indah disepanjang perjalanan kita mulai dari kebun karet yang berjajar dengan rapih, kebun teh yang terhampar luas, dan hutan-hutan yang didalamnya masih terdapat aneka flora dan fauna khas. Ujung genteng termasuk daerah pesisir pantai selatan Jawa Barat dan pantai ini masih sedikit dikunjungi wisatawan sehingga kealamian dan keindahan pantai ini masih sangat terjaga dengan baik.

Ujung Genteng Beach

Ujung Genteng Beach

Setelah mencapai pantai ujung genteng yang indah kami turun sebentar dari mobil dan merasakan indahnya pantai ujung genteng yang biru dengan diselimuti langit yang cerah..Woooww Perferct !!! setelah beberapa saat merasakan air laut kami lanjutkan dengan mencari penginapan. Kami memang tak punya banyak waktu di ujung genteng, waktu yang kami alokasikan untuk berpetualang di Sukabumi selatan ini hanyalah 1 hari karena jadwal kegiatan kami yang cukup padat *hahahah berasa artis gini :D* beberapa meter dari pertigaan ujung genteng terdapat beberapa penginapan. Setelah melihat-lihat dan tentunya tawar menawar maka tempat penginapan yang kami gunakan adalah LOSMEN DEDY,  selain harganya oke cuman 200rb semalam , rumahnya nyaman dan besar dengan 2 kamar tidur (5 kasur) plus kipas angin dan si mas-mas yang jaga baik pisan mau minjemin ini itu lagi hihihi.

Setelah beristirahat sebentar dan solat di penginapan kami lalu menuju resort Amanda yang katanya mirip tanah lot. Tempat ini berada di sebelah timur pantai Ujung Genteng, Pintu masuknya sebelum gate Ujung Genteng. Sebenarnya tempat ini (resortnya) amat sangat bagus, pohon kelapa yang berjajar secara apik sangat indah dilihat namun entah kenapa sepertinya resort ini tidak dikelola secara baik sehingga terkesan seadanya. Amanda Resort ini dijuluki tanah lotnya Ujung Genteng karena terdapat batu karang yang besar yang berada beberapa meter dari bibir pantai (seperti pantai Kukup yang ada di Gunung Kidul, Yogyakarta) setelah beberapa saat menikmati indahnya Tanah Lot Ujung genteng kami bergegas menuju tempat makan karena perut kami sudah berteriak-teriak minta diisi. Tepat di sisi kanan pertigaan pantai U.G terdapat rumah makan yang cukup murah *nasinya bisa ambil sendiri jadi puas-puasin ajee* setelah perut kenyang, saatnya merasakan air laut Ujung Genteng, berenang dan menikmati sunset di Pantai Ujung genteng merupakan hal yang luar biasa indahnya. Langitpun mulai merona kemerahan, matahari mulai tenggelam ke peraduannya, Subhanalloh lukisan alam yang sangat indah yang dilukiskan sang Maha Pencipta.

Tanah Lot @Sukabumi (Amanda Resort)

Tanah Lot @Sukabumi (Amanda Resort)

Sunset @U.G

Sunset @U.G

Selain pantai ujung genteng di kawasan yang masih cukup perawan ini juga terdapat pantai-pantai keeksotisannya seperti diantaranya pantai pangumbahan dimana di pantai ini merupakan habitat penyu (chelonia mydas)untuk bertelur. Proses reproduksi penyu inilah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mendatangi pantai pangumbahan ini. selain proses bertelurnya penyu, daya tarik di pantai pangumbahan ini adalah proses pelepasan tukik *anak penyu* ke pantai. Sebenarnya kalau secara pribadi tidak ada menariknya melepaskan tukik ke pantai. Namun mungkin karena penyu merupakan hewan yang dilindungi melepaskan anak penyu ke lepas pantai merupakan suatu sensasi tersendiri bagi yang melakukannya. Oiya, untuk menuju pantai pangumbahan ini satu-satunya kendaraan yang bisa mencapai tempat ini adalah ojek. Dengan menempuh jarak sekitar 5 KM dan dengan membayar ongkos sebesar 60rb tiap orang maka kita akan diantarkan menuju tempat penangkaran penyu tersebut. Namun sayang sekali kami tidak dapat mengunjungi tempat ini karena 2 alasan pertama, karena kami ingin hemat kamipun menawar ojek hingga 35rb tiap orangnya dan kami tidak mencapai kata sepakat, kemudian alasan kedua adalah malam itu angin di Ujung genteng tidak seperti biasa, anginnya cukup besar dan cukup membuat kami semua was-was, Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa. Mungkin suatu saat jika saya kembali kesini saya akan mengunjungi pantai pangumbahan.

Untuk mengusir ketakutan akan angin yang tak biasa di Ujung genteng, kamipun membakar ikan baronang dan kakap merah yang kami beli di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) sore tadi. Setelah kenyang menyantap makan malam, kami lanjutkan dengan bermain UNO sampai tengah malam dan akhirnya satu-persatu tewas karena sudah tidak kuat menahan kantuk.

Pagi hari setelah solat subuh entah kenapa badan saya pegal sekali sehingga saya tidur lagi sampai jam setngah 8 dan sayapun melewatkan sunrise di Ujung genteng Damn…!!!

Jam 8 pagi kami telah bergegas meninggalkan penginapan menuju tujuan kami selanjutnya, Curug Cikaso. Curug cikaso merupaka air terjun yang berada di aliran sungai cikaso. Dari pertigaan Surade belok kearah perkebunan tegal buleud dan perjalanan ini menempuh sekitar 20 KM dari pertigaan Surade.

Curug cikaso meimiliki 3 air terjun, untuk mencapai curug kita harus menggunakan perahu dengan tariff 80/perahu dan tiket 2rb/orang kemarin kami dapet diskon 2rb jadi kami membayar 90rb untuk perahu PP dan tiket masuk. Sebenarnya bisa saja melalui jalan darat yaitu melewati pematang sawah dan kebun-kebun milik warga namun apa salahnya sih ikut memajukan perekonomian warga sekitar, toh kekayaan alamnya bisa kita nikmati dan kewajiban kita sebagai orang yang diberikan kelebihan untuk ikut memajukan perekonomian warga sekitar jadi istilahnya simbiosis mutualisme gitu :D

Begitu memasuki daerah curug air yang tadinya kecoklatan akibat penambangan pasir  menjadi hijau, sungguh menyegarkan mata. Dan Subhanalloh lagi-lagi kekuasaaan sang Pencipta yang menyuguhkan 3 buah air terjun yang luaaaar biasaa indahnya. Matapun dimanjakan dengan keindahan air terjun dan decak kagum selalu keluar dari mulut ketika merasakan segarnya butiran-butiran air yang terhempas dari ketinggian sekitar 30 meter. Segarnya air sungai membuat saya tidak dapat menahan diri untuk tidak berenang merasakan air sungai. Saya pun betah berlama-lama disini namun sayang waktu yang kami punya tidak terlalu banyak setelah hampir 2 jam berada di air terjun ini kami bergegas meninggalkan curug cikaso ini.

Me @Curug Cikaso

Me @Curug Cikaso

Kami melanjutkan perjalanan pulang menuju Bandung dan sebelumnya kami ikut mandi di SPBU Surade dan mengisi bensin. Tepat pukul 12 kami bergegas meninggalkan Surade menuju Sukabumi, empat jam perjalanan akhirnya kami tiba di sukabumi dan mengisi perut terlebih dahulu dan solat ashar di SPBU di kota Sukabumi. Jam 5 sore kami melanjutkan perjalanan menuju Bandung. Alhamdulillah setengah 8 kami telah tiba di Padalarang. Saya turun di pintu Tol Padalarang untuk melanjutkan perjalanan ke rumah orang tua saya di Garut dan teman-teman yang lain pulang menuju rumahnya masing-masing.

Oke, kita rinci biaya perjalanannya :

Bensin P.P 206.000 (masih sisa banyak) dibagi 6 = 34.000

Tol Pasteur-Padalarang P.P 5000 dibagi 6 = 900

Karcis Masuk U.G dan bla bla bla  15.000 dibagi 6 = 2500

Penginapan 200.000 dibagi 6 = 34.000

Ikan, bumbu-bumbu, dan laen laen buat ikan bakar 45.000 dibagi 6 = 6000 (dari Endah 15000)

Perahu plus karcis 90.000 dibagi 6 = 15.000

Total pengeluaran bersama 92.400

Klo pengeluaran pribadi saya 92.400 + 28.000 (makan 4x) + 30.000 (oleh-oleh plus jajan) = 150.400 untuk 2 hari 1 malam. Lumayan hemat untuk perjalanan yang nyaman  !!

Perjalanan dadakan yang luar biasa, Terima kasih kepada My Only Lord Allah atas kesempatan yang diberikan untuk menikmati keindahan alam Ujung Genteng, Partner in Crime : Wewew si wanita tangguh driver yang handal di jalan belak-belok proud of you dan kami nobatkan sebagai SOPIR ELF hehehe, Octi wanita tangguh kedua driver yang handal nyalip-nyalip mobil dan truk dan kami nobatkan sebagai SOPIR BUS MALAM hehehe, Cong2 sebagai fotografer, Endah dan Andri sebagai penggembira

About these ads

13 responses to “Ujung Genteng, Surga di Ujung Sukabumi

  1. oong riyanto wijaya

    perjalanan anda dan teman-teman cukup menarik mungkin sekali waktu saya akan mengikuti
    jejak perjlalanan anda

  2. bang ..
    boleh minta peta perjlanan ke ujung genteng & curug cikaso gg ??
    krim lewat e-mail yy :D

    mkasiiih ..

  3. gan..sepanjang sukabumi sampai surade ad SPBU ga??soal nya kita mau touring pke motor gan..thks
    kirim lewat emali ajaa yaa…nuhun pisan

  4. halo…..boleh minta alamat dan no telp losmen dedy ga?
    makasi sebelumnya o(^_^)o

  5. jadi ingat libur semester kemarin ke sini.tanpa persiapan, cuma sendiri pula. bingung nyari penginapan, eh . . . tau-tau ada temen sekampus yang orang Surade.
    pantainya masih perawan, pokoknya . . . INI BARU PANTAI!!

    karena keasyikan di sini, akibatnya malam tahun baruan tadi dihabiskan di bis

  6. mintaa dikirimin dunk rincian perjalanan dari Jakarta – Ujung Genteng, sm tempat penginapan dsana.. tengkyu

  7. Mudah2an informasi ttg wisata Ujung Genteng sangat bermanfaat, bagi aku sehingga jika kesana sedikit banyak ada gambaran,..Makasih

  8. keren ka’… top dch

  9. Trima kasih atas ……informasinya yg akan membawa team kami “RIDER club ZRC ( zuper rider community ) Jakarta,sdh termasuk Agenda kami………

  10. ujung genteng aajjiibb gan, dari view sampe dengan sarana menyalurkan hobby, kita baru aj pulang dari sana, tp klo bisa ane saranin jangan musim hujan, banyak helikopter(nyamuk) malamnya, alhasil agan agan gak bisa istrahat nyaman…karena mengingat jarak yg agan agan tempuh sangatlah jauh. jaga kondisi agar tetep fit. selebihnya…. ujung genteng perfectt….

  11. gan kalo pake motor kisar berapa biaya nya ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s