bocah petualang #old batavia never ending Jakarta

day 5

my last plan…KOTA TOEA Jakarta, berangkat pagi *heu jam 9 mah udah siang itu mah* dari terminal Blok M tinggal sekali naek pake Busway jurusan Kota, gak pake lama dapet tempat duduk di pojokan dekat kaca…Hmm, klo dipikir- pikir jakarta itu keren juga yah, cuma sayang infrastrukturnya banyak yang dirusak tangan-tangan jail, blum lagi masalah kesadaran warga yang belum sepenuhnya sadar akan pentingnya menjaga fasilitas umum..maklum lah yang sadar baru dari kalangan well educated aja selebihnya…????

sampai di terminal KOTA saya menyusuri lorong bawah tanah dari shelter Busway sampe sebrang jalan…Akh, ternyata ga perlu repot2 nyari tempat soalnya didepan saya berdiri dengan megah Museum Bank Mandiri, museum ini merupakan museum perbankan pertama di Indonesia. museum bergaya klasik yang ada di kawasan kota tua ini memberikan pengalaman menarik menembus waktu ke bank tempo dulu..disini disuguhkan berbagai macam alat-alat perbankan dtri zaman dahulu kala yang masih sangat sederhana hingga zaman sekarang yang sudah serba canggih, dapat dilihat berbagai macam koleksi buku besar..mesin hitung..berbagai koleksi uang kertas dan uang logam..ada juga ruangan bawah tanah atau bunker tempat menyimpan uang disni..pokoknya keren…selain itu bagi pelajar dan mahasiswa untuk masuk ke gedung itu nggak dipungut biaya alias gratis sama sekalai..untuk umum pun hanya dikenai biaya 1000 perak ajah..muraaah kaaaannn???

di teller jaman dulu....

di teller jaman dulu....

salah satu sudut museum

salah satu sudut museum

displa mesin-mesin uang kuno

display mesin-mesin uang kuno

tetep nampang hehehhe

tetep nampang hehehhe

setelah keliling-keliling museum bank mandiri, saya beralih ke tempat selanjutnya, kawasan kota tua..ga sampe 5 menit dengan berjalan kaki saya sudah disuguhi suatu kawasan dengan bangunan tua berdiri kokoh di area tersebut, GREAT !!! suatu kawasan sarat akan sejarah…gedung pertama yang saya masukin adalah Museum Fatahillah atau museum sejarah jakarta, ga perlu mengeluarkan kocek yang banyak hanya dengan 1000 rupiah saja saya bisa berkeliling-keliling museum dengan leluasa. di belakang museum ini terdapat suatu halaman yang menyimpan suatu meriam berukuran besar yang dulu digunakan oleh Beland, meriam ini dinamakan si Jagur konon menurut sejarah meriam ini dibawa oleh Belanda dari Malaka yang direbut dari tangan Portugis pada tahun 1614. berat meriam ini sebesar 24 pon atau sekitar 48 kg *klo gak salah*. diatas meriam ini terdapat tulisan Ex Me Ipsa Renata Sum yang artinya Saya Lahir Dari Diri Sendiri, ntah apa maksudnya saya juga gak begitu ngerti….selain itu ada juga guratan angka latin X+I+V =16 nah klo ini artinya kekuatan si Jagur berasal dari 16 meriam kecil yang dilebur menjadi satu.

museum sejarah jakarta

museum sejarah jakarta

meriam si Jagur

meriam si Jagur

prasasti Ciareuteun

prasasti Ciareuteun

prasati Padrao

prasati Padrao

di museum ini juga terdapat berbagai macam prasasti-prasasti cikal bakal munculnya kota Jakarta, diantaranya prasasti Ciareuteun, prasasti Cidanghiang, prasasti Pasir Jambu dan prasasti Pasirawi. selain itu juga terdapat prasasti Padrao yang merupakan batu peringatan sebagia bukti diadakannya perjanjian dagang Portugis dengan raja Sunda 21 Agustus 1522. Padrao ini ditemukan lagi di jalan Kali Besar Timur pada tahun 1918. selain prasasti-prasasti disini juga dipamerkan beberapa arca-arca dari peninggalan kerajaan Tarumanagara, ada juga barang-barang milik Gubernur batavia dahulu…banyak sekali informasi mengenai hal-hal tentang Jakarta disini.

setelah puas mendalami Jakarta dari masa ke masa..saatnya saya beranjak ke Museum Seni dan keramik Nasional, tempatnya tepat berada di sebelah timur museum sejarah Jakarta, sama halnya dengan museum sejarah Jakarta tiket masuk ke museum ini hanya 1000 rupiah. disini dipamerkan banyak sekali benda-benda yang mengandung nilai seni seperti lukisan lukisan berbagai macam aliran..ada juga keramik-keramik yang dahulu diperjualbelikan pedagang Tiongkok ke Indonesia. puas melihat lihat benda-benda bernilai seni disni..saya beranjak berkeliling kawasan kota toea ini..akh, ternyata ada yang hal yang bisa bikin saya jatuh cinta sama Jakarta…yup kemegahan dan keeksotisan kawasan kota toea sudah cukup memikat banyak orang termasuk saya !!!

museum keramik

museum keramik

beberapa hasil kerajinan yg dipamerkan

beberapa hasil kerajinan yg dipamerkan


empat jam saya habiskan buat berkelling-keliling kawasan ini tampaknya tidak cukup, akan tetapi karena jadwal kereta tidak bisa kompromi akhirnya gue pustuskan untuk mengakhiri ekspedisi kota tua ini sampai disini.

kawasan kota tua

kawasan kota tua

semakin tua semakin nampoooll...

semakin tua semakin nampoooll...

finishing my adventure here...

finishing my adventure here...

hmm…great 5 days, udah 5 hari saya berpetualang mencari suatu makna dan kota toea ini menjadi persinggahan yang terakhir sebelum saya kembali memulai rutinitas hidup saya di Bandung.dari kawasan kota saya lanjutkan perjalanan ke stasiun gambir dengan menggunakan busway kuarng dari sejam saya sampai di stasiun gambir dan siap-siap untuk pulang……

great adventure….!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s