Monthly Archives: November 2009

Russian Roulette

Take a breath, take it deep
Calm yourself, he says to me
If you play, you play for keeps
Take a gun, and count to three
I’m sweating now, moving slow
No time to think, my turn to go

[Chorus ]
And you can see my heart beating
You can see it through my chest
And I’m terrified but I’m not leaving
Know that I must must pass this test
So just pull the trigger

Say a prayer to yourself
He says close your eyes
Sometimes it helps
And then I get a scary thought
That he’s here means he’s never lost

(Chorus)

As my life flashes before my eyes
I’m wondering will I ever see another sunrise?
So many won’t get the chance to say goodbye
But it’s too late too pick up the value of my life

(Chorus)

——————————————————————————————–

lagi suka sama lagu ini, konon katanya lagu ini dinyanyikan based on perasaan dia yang sudah disakiti oleh keaksihnya Chris Brown..whatever, menurut saya lagu ini cukup easy listening dan yang penting her singing style-nya masih terasa jadi begitu denger lagunya we can know who is the singer easily…!! Good job girl !!!!

children of heaven

tadi siang saya sempat menonton film ini, entah yang keberapa kalinya saya menyaksikan film yang sudah berhasil menyabet beberapa ward internasional ini.

film ini berkisahkan tentang kakak beradik yang dengan terpaksa bergantian memakai sepatu untuk sekolah karena sepatu sang adik hilang.

cerita ini bermulai dari Ali, yang pergi kepasar untuk berbelanja dan membetulkan sepatu milik Zahra sang adik yang sudah mulai jebol. tapi gara2 Ali menaruhnya disembarang tempat sepatu Zahra diambil oleh seorang pemulung. Ali kemudian menceritakan kepada adiknya tentang sepatunya yang hilang terbawa oleh pemulung di pasar tadi. Zahra begitu amat sedih tapi dia berusaha untuk tidak menunjukan dan menceritakannya kepada Ayahnya, karena dia tahu kondisi keuangan mereka (dan memang kehidupan mereka pas-pasan bahkan terbilang miskin) yang tidak memungkinkan.

Zahra pun akhirnya berkompromi dengan sang kakak tentang nasibnya yang tidak mempunyai sepatu untuk bersekolah, dan sang kakak menawarinya untuk bergantian memakai sepatunya, awalnya Zahra tidak mau akan tetapi karena melihat kondisi orang tua mereka dan sebuah pensil baru permohonan maaf dari Ali, akhirnya Zahra pun mau untuk memakai sepatu secara bergantian dengan sang kakak.

disinilah perjuangan mereka dimulai, setiap pagi zahra memakai sepatu kakanya yang notabene cukup besar untuk ukurannya, tapi itu satu satunya pilihan yang harus ia ambil. tak bisa berlama lama di sekolah setelah bel pulang sekolah berbunyi Zahra langsung berlari menuju ujung gang untuk menemui Ali yang sudah menunggunya, setelah itu sepatu yang tadi dipakai Zahra dipakai kembali oleh Ali dan iapun segera berlari menuju sekolah. kejadian itu terus berulang setiap harinya hingga suatu ketika sepulang sekolah Zahra berlari untuk menemui Ali yang sudah menunggunya, akan tetapi ditengah jalan sepatu yang ia pakai terlepas dan jatuh ke sebuah parit yang cukup deras, sepatunya hanyut dan Zahra terus mengejar sepatu itu dan beberapa kali mencoba menggapai sepatu kakanya itu hingga akhirnya sepatu tersebut tersangkut di gorong-gorong parit. Ini salah satu scene yang bikin saya nangis, huufffhh…i couldnt speak anything. Back to the film, setelah sepatu masuk ke dalam gorong2, akhirnya ada seorang bapak yang berbaik hati mengambilkan sepatunya itu. Zahrapun pulang menemui kakanya dengan rasa sedih karena sepatu  yang akan Ali pakai basah sebelah, setelah menemui kakanya Alipun sedikit kecewa akan tetapi ia tidak bisa menyalahkan adiknya karena bagaimanapun ia masih merasa bersalah telah menghilangkan sepatu milik adiknya, maka dengan terpaksa iapun bergegas menuju sekolah. disini juga termasuk adegan yang mengharukan dimana Ali dilarang masuk kelas karena ia terlalu sering terlambat. Suatu hari ia ketika ia terlambat ia melihat anak2 sedang diseleksi untuk mengikuti perlombaan marathon yang berhadiakan sepatu untuk juara 2nya. Mendengar bahawa salah satu juara perlombaan tersebut akan mendapatkan sepatu sebagai hadiahnya, Ali-pun memohon kepada guru olahraganya supaya bisa diajak ke dalam perlombaan marathon tersebut. dan setelah mengikuti perlombaan itu Ali-pun ternyata bisa menjuarai lomba tersebut, akan tetapi dia sungguh sedih dan kecewa mengingat untuk juara pertama hadiahnya bukanlah sepatu yang ia incar, dan ditengah kegembiraannya Ali menitikan air mata karena ia gagal membawakan adiknya sepasang sepatu. lagi lagi disini saya nangis *sediiiiih pisaaaan*

akhir cerita, ayah mereka mendapatkan pekerjaan untuk memgunting rumput di kota dan mendapatkan cukup uang untuk membelikan kebutuhan sehari hari dan membelikan kedua anaknya sepasang sepatu.

jujur, walaupun telah berkali-kali saya menyaksikan film ini namun berkali-kali pula saya menitikan air mata, cerita yang diusung benar-benar menyentuh dan intinya gak sinetron banget lah…Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil pertama, berbakti kepada orang tua..hendaknya kita bisa mengetahui keadaan orang tua kita jangan terus2an memberi beban kepada mereka, kedua, tidak pernah mengeluh..seseulit apapun keadaanya janganlah mengeluh..karena dengan mengeluh masalah tidak akan pernah selesei, yakin bahwa selalu ada jalan dibalik semua ujian 🙂 dan yang ketiga adalah perjuangan untuk mendapatkan sesuatu..ketika Ali sangat ingin mendapatkan hadiah sepatu ia berlatih sekuat tenaga dan akhirnya malah bisa melampaui target yang sudah ditentukan….

film yang sangat inspiratif, mudah-mudahan semakin banyak film-film yang inspiring seperti ini di negara kita……..

termehek mehek..!!!

mabok seafood di D’Cost

sabtu kemaren ceritanya para asisten Labkom ada acara makan bareng, and we choose D ‘ cost as our gathering place, saya sih manut-manut aja..lha wong gratisan gitu.. lagian *masih inget kan tulusan saya tentang phobia ikan yang udah mulai menjinak* sekarang lidah saya udah terbiasa dengan ikan, sepertinya sensor ke-eneg-an sama ikan udah rusak..ya saya mah seneng-seneng ajah artinya saya semakin leluasa untuk makan tanpa harus takut klo yang saya makan itu IKAN hehehehe…

pada awalnya emang semua asisten diundang buat acara makan-makan ini, tapi sayangnya (klo buat kita sih untung) beberapa orang dari kita mendadak gak bisa dateng karena berbagai alesan..Yesss berarti jatah kita tiap orangnya nambah huehuehue 😀

akhirnya cuman kita bertiga Saya, Ka Andi sama Endah yang nongkrong di D ‘ cost, sialnya saya datang agak telat jadi sebelumnya mereka berdua dengan maruknya udah mesen dan menikmati Udang Saus Tiram, Kerang Bumbu Padang, Cumi Goreng Tepung, dan 7 gelas es teh manis *BAYANGKAAAAN!!!* jadi begitu saya datang, saya langsung melampiaskan dengan dua posri nasi putih, tahu bakar, cumi saus asam manis, dan dua gelas es teh manis *hihihihihi maruk juga yak??*

hasil kebinalan kami ber-tiga

makan ber-3 tapi udah kek porsi ber-10 wekekekkek

 

 

emang dasar perut karet semua, jadi begitu selesei makan kita masih merasa ada kehampaan dalam perut walhasil kita mesen lagi Kepiting Saus Tiram *sumpaah ini enak banget* trus Cah Kangkung, Tahu Bakar dan Sop Seafood *klo yang ini mah biaa ajah tapi lumayan laahh* dan juga tambahan teh manis anget (mengingat hujannya tambah gede jadi tambah dingiin)

setelah sukses menyantap menu tambahan, dan cukup kenyang tiba-tiba Wahyu datang, ternyata dia kehujanan makannya datangnya telaaaat pisan, dia mesen Cumi Goreng Tepung Telor Asin , Cumi Goreng Tepung sama Tahu Kipas, dan setelah dia seleesei makan, kebiadaban kita sama ikan berlanjut, sekarang kita mesen Gurame Asam Manis buat cemilan (wait, cemilan???) kita sembari nunggu hujan reda..Whooooaaahh Top Markotop ini mah, sumpah Ngeunaaaahh !!!!!!!!!!!!!!!!

Gurame Asam Manis(sebelum)

Gurame Asam Manis (setelah)

 

kebinalan kita di D ‘ cost berakhir jam 19.05 ,sebenernya masih hujan tapi karena gak enak soalnya kita dah nongkrong di sana dari jam setengah 4 akhirnya mau gak mau kita pulang juga….oh iya FYI, D’cost ini memang udah terkenal sama slogannya kualitas bintang 5 harga kaki 5, dan Yap cukup worth it dengan harga yang dibayar bahkan klo menurut saya cukup murah..jadi yah bisa dijadikan alternatif buat makan-makan *saya gak promosi looh*

makan besaaaarrrr....

Yap…perut kenyang hati senang, bener-bener menikmati kegilaan kita.. udah berasa anak kost yang gak makan 7 hari 7 malem…dan melampisakannya hanya dengan 3 jam sahaja 😛

sering-sering ajah deh makan-makan kayak gini, apalagi klo akhir bulan waah disambut pisan itu mah 😀

sumpah aink maboookk !!!!

Bond-Shine Live

 

one of greatest song of quartet Bond, instrumental song exactly..Shine is an instrumental violin song that mixtured by instrumental India’s ornament. i do love the way they playing a violin, viola and cello…Great performance girls !!!!

sendal

si sendy yang lagi dicemplungin ke aer

saya suka banget pake sendal, apalagi semenjak si sendy menemani hidup saya..wait, sendy itu nama sendal eiger saya…whereever and whenever. saya cukup nyaman dengan sendal-sendal merek eiger, desainnya pas dengan morfologi kaki saya *eh gue bukan promosi yak!!*, ntah dari tahun kapan saya mulai pake jenis sendal ini. yang pasti udah cukup lama menjadi pengguna sendal merek eiger.

bisa dibilang saya lebih sering pake sendal ini daripada sepatu kemanapun saya pergi..ngampus, jalan-jalan, backpackeran, mblusuk-mblusukan, sampe ke ondangan pun saya prefer pake sendal gunung ini (batik?..oke..celana kain?..oke…alas kaki?..jah make sendal :P)

si sendy pas dipake backpacking ke Jogja tepatnya lagi di pantai Kukup

oiya, gara-gara keseringan pake sendal juga saya sering banget ditegur dosen gara-garanya kuliah kagak bersepatu *mahasiswa teladan?!??!?*  tapi untungnya mereka baru ngeh sekarang-sekarang jadi saya pun punya alesan klo mereka negur “gini bu/pak, kemerin itu hujan gede..sepatu saya basah dan gak ada sepatu lagi..jadi cuman bisa pake sendal” jawaban standar saya klo ditanya dosen wekekekkee ditambah muka memelas khas mahasiswa rantau jadilah si ibuk/bapak dosen memaklumi hihihihihihi…..

disaat orang laen "nyeker" saya dengan setia memakai si sendy 🙂

udah cinta mati sama sendal gunung…. jadi asik-in ajee…..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

 

akad Nana plus jalan-jalan di situ lengkong

kamis kemarin 19 November 2009 ada lagi keluarga Firstborn yang melangsungkan akad nikah….

Nining Suminar a.k.a Nana jadi Firstborn ke 7 yang memutuskan untuk membangun rumah tangga. bartempat di kediamannya di daerah Cikoneng, kabupaten Ciamis, Nana melangsungkan akad secara sederhana dan insya Allah akan melangsungkan resepsinya tahun depan…

selamat ya sobat..semoga jadi keluarga yang sakinah mawadah dan warrahmah..

skuad firstborn yang dateng

abis selesei akad, kami menuju objek wisata situ lengkong yang ada di daerah Panjalu, sekitar satu jam perjalanan dari tempat akad…here the pictures are..

capek tapi seru…!!!!!

New Argo Gede

sabtu kemarin saya melakukan perjalanan ke Jakarta, seperti biasa saya menggunakan kereta api sebagai moda untuk mengantarkan saya menuju kota metropolitan. Perjalanan kali ini saya tempuh dengan menggunakan KA Eksekutif Argo Gede, dengan nomor kereta 23 kereta ini berhenti di Bekasi, Jatinegara dan terakhir di Gambir.

ArgoGede_interior1interior KA Argo Gede

ada yang berbeda ketika saya naik Argo Gede sekarang ini, sebelum berangkat terdengar announcement dari Pramugari yang diperdengarkan secara langsung melalui microphone. selain itu juga sebelum masuk Sasaksat Tunnel dan Jembatan Cisomang diperdengarkan cerita tentang kedua tempat tersebut, bukan tapping tapi suara asli si mbak prami hehehhe…

hal yang baru yang pernah saya dengar di Argo Gede, maklumlah terakhir naik Argo Gede sekitar bulan Juli lalu itupun ditempatkan di rangkaian Eksekutif Bima *wooii saya bayar kan buat dapet kelas Argo* jadi this is the first time i heard the announcement in KA Argo Gede. tapi sayang paket kue kotak dan permen-nya jadi nggak ada, padahal kan harga tiket gak turun gak seperti KA Eksekutif Jarak Jauh lainnya yang turun harga seiring penghapusan tuslag heu2….

reska2tuslag yang dihapus *padahal lumayan buat ganjel perut*

however sebagai orang yang cukup cinta dengan perekereta apian Indonesia, saya hanya bisa berharap pelayanan di dalam kereta semakin ditingkatkan. Good News ketika saya denger beberapa kereta telah di-retrofit menjadi kereta seri pesawat diantaranya turangga *which is the first retrofit train* , kemudian disusul Sembrani dan Gajayana *Hope another will be* dimana didalamnya ada fasilitas “colokan” ya walaupun hanya sekedar “colokan” tapi itu dapat memaksimalkan fasilitas di dalam kereta sehingga orang-orang dapat menyalakan Laptop dalam kereta sembari mengerjakan tugasnya atau hanya sekedar maen game.

maju terus kereta api ku..!!!