children of heaven

tadi siang saya sempat menonton film ini, entah yang keberapa kalinya saya menyaksikan film yang sudah berhasil menyabet beberapa ward internasional ini.

film ini berkisahkan tentang kakak beradik yang dengan terpaksa bergantian memakai sepatu untuk sekolah karena sepatu sang adik hilang.

cerita ini bermulai dari Ali, yang pergi kepasar untuk berbelanja dan membetulkan sepatu milik Zahra sang adik yang sudah mulai jebol. tapi gara2 Ali menaruhnya disembarang tempat sepatu Zahra diambil oleh seorang pemulung. Ali kemudian menceritakan kepada adiknya tentang sepatunya yang hilang terbawa oleh pemulung di pasar tadi. Zahra begitu amat sedih tapi dia berusaha untuk tidak menunjukan dan menceritakannya kepada Ayahnya, karena dia tahu kondisi keuangan mereka (dan memang kehidupan mereka pas-pasan bahkan terbilang miskin) yang tidak memungkinkan.

Zahra pun akhirnya berkompromi dengan sang kakak tentang nasibnya yang tidak mempunyai sepatu untuk bersekolah, dan sang kakak menawarinya untuk bergantian memakai sepatunya, awalnya Zahra tidak mau akan tetapi karena melihat kondisi orang tua mereka dan sebuah pensil baru permohonan maaf dari Ali, akhirnya Zahra pun mau untuk memakai sepatu secara bergantian dengan sang kakak.

disinilah perjuangan mereka dimulai, setiap pagi zahra memakai sepatu kakanya yang notabene cukup besar untuk ukurannya, tapi itu satu satunya pilihan yang harus ia ambil. tak bisa berlama lama di sekolah setelah bel pulang sekolah berbunyi Zahra langsung berlari menuju ujung gang untuk menemui Ali yang sudah menunggunya, setelah itu sepatu yang tadi dipakai Zahra dipakai kembali oleh Ali dan iapun segera berlari menuju sekolah. kejadian itu terus berulang setiap harinya hingga suatu ketika sepulang sekolah Zahra berlari untuk menemui Ali yang sudah menunggunya, akan tetapi ditengah jalan sepatu yang ia pakai terlepas dan jatuh ke sebuah parit yang cukup deras, sepatunya hanyut dan Zahra terus mengejar sepatu itu dan beberapa kali mencoba menggapai sepatu kakanya itu hingga akhirnya sepatu tersebut tersangkut di gorong-gorong parit. Ini salah satu scene yang bikin saya nangis, huufffhh…i couldnt speak anything. Back to the film, setelah sepatu masuk ke dalam gorong2, akhirnya ada seorang bapak yang berbaik hati mengambilkan sepatunya itu. Zahrapun pulang menemui kakanya dengan rasa sedih karena sepatu  yang akan Ali pakai basah sebelah, setelah menemui kakanya Alipun sedikit kecewa akan tetapi ia tidak bisa menyalahkan adiknya karena bagaimanapun ia masih merasa bersalah telah menghilangkan sepatu milik adiknya, maka dengan terpaksa iapun bergegas menuju sekolah. disini juga termasuk adegan yang mengharukan dimana Ali dilarang masuk kelas karena ia terlalu sering terlambat. Suatu hari ia ketika ia terlambat ia melihat anak2 sedang diseleksi untuk mengikuti perlombaan marathon yang berhadiakan sepatu untuk juara 2nya. Mendengar bahawa salah satu juara perlombaan tersebut akan mendapatkan sepatu sebagai hadiahnya, Ali-pun memohon kepada guru olahraganya supaya bisa diajak ke dalam perlombaan marathon tersebut. dan setelah mengikuti perlombaan itu Ali-pun ternyata bisa menjuarai lomba tersebut, akan tetapi dia sungguh sedih dan kecewa mengingat untuk juara pertama hadiahnya bukanlah sepatu yang ia incar, dan ditengah kegembiraannya Ali menitikan air mata karena ia gagal membawakan adiknya sepasang sepatu. lagi lagi disini saya nangis *sediiiiih pisaaaan*

akhir cerita, ayah mereka mendapatkan pekerjaan untuk memgunting rumput di kota dan mendapatkan cukup uang untuk membelikan kebutuhan sehari hari dan membelikan kedua anaknya sepasang sepatu.

jujur, walaupun telah berkali-kali saya menyaksikan film ini namun berkali-kali pula saya menitikan air mata, cerita yang diusung benar-benar menyentuh dan intinya gak sinetron banget lah…Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil pertama, berbakti kepada orang tua..hendaknya kita bisa mengetahui keadaan orang tua kita jangan terus2an memberi beban kepada mereka, kedua, tidak pernah mengeluh..seseulit apapun keadaanya janganlah mengeluh..karena dengan mengeluh masalah tidak akan pernah selesei, yakin bahwa selalu ada jalan dibalik semua ujian🙂 dan yang ketiga adalah perjuangan untuk mendapatkan sesuatu..ketika Ali sangat ingin mendapatkan hadiah sepatu ia berlatih sekuat tenaga dan akhirnya malah bisa melampaui target yang sudah ditentukan….

film yang sangat inspiratif, mudah-mudahan semakin banyak film-film yang inspiring seperti ini di negara kita……..

termehek mehek..!!!

2 responses to “children of heaven

  1. Klo mau download filenya d mana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s