Bandung-Surabaya bersama KA Turangga

Bisa dibilang ini pengalaman pertama saya menggunakan kereta eksekutif jarak jauh. Biasanya klo saya mblusukan paling banter pake kereta ekonomi yang tidak lain dan tidak bukan karena alasan harga yang sesuai kantong nekad traveller seperti saya😀. berawal dari event ITB fair saya mendapatkan tiket gratis dari PT KAI yang melontarkan beberapa pertanyaan dan sayapun tidak mengalami kesulitan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut (railfans gitu looh…) dan sebagai kompensasinya saya diberikan tiket gratis KA Eksekutif Turangga P.P

Saya memang sangat menyukai kereta api dan salah satu kereta yang saya sukai adalah Turangga Eksekutif New Image. Sebenarnya rangkian baru KA Turangga ini merupakan hasil dari “daur ulang”  rangkaian-rangkaian kereta lain atau istilahnya rangkaian retrofit. Kereta ini mempunyai desain mirip dengan pesawat baik dari segi eksterior yaitu bentuk jendela yang mirip pesawat dan dari segi interior berupa bagasi tertutup dan tempat duduk yang cukup nyaman dengan pitch seat yang cukup lebar. Selain itu tiap rangkaian KA Turangga dilengkapi dengan televisi layar datar sebagai teman dalam perjalanan dan untuk anda yang ingin mengerjakan report dalam kereta tidak usah khawatir tidak bisa membuka notebook, karena dalam setiap seat disediakan terminal listrik yang bisa digunakan untuk men-charge notebook ataupun sekedar men-charge handphone. Setiap perjalanan penumpang juga diberikan bantal dan selimut agar bisa beristirahat dengan nyaman.

Interior KA Turangga

Eksekutif 1 KA 38

Berbicara mengenai sejarah, kereta ini pertama kali dilucurkan pada tanggal 2 september 1995 dengan menggunakan rangkaian campuran (eksekutif-bisnis) akan tetapi semenjak Oktober 1999 semua rangkaiannya diubah menjadi kelas eksekutif dan sejak 19 Januari 2009 rangkaian KA Turangga ini diubah menjadi KA Turangga Eksekutif New Image. Ada dua kereta lain yang mempunyai rangkaian retrofit diantaranya KA Sembrani relasi Jakarta Kota-Surabaya Pasar Turi dan KA Gajayana relasi Jakarta Kota-Malang. Nama Turangga sendiri mempunyai arti kuda tunggangan para raja/bangsawan di Jawa yang melambangkan kendaraan yang bisa melaju dengan kencang dalam berbagai cuaca.

Perjalanan Bandung-Surabaya yang menempuh jarak sekitar 699 km ini ditempuh dalam waktu 13 jam, berangkat dari Bandung pukul 19.00 dan tiba di Surabaya pukul 08.20 sedangkan keberangkatan dari Surabaya pukul 18.00 dan tiba di Bandung pukul 07.10. Dalam setiap perjalanannya KA Turangga biasa membawa 7 rangkaian eksekutif (K-1),1 kereta restorasi (KMP) dan 1 kereta pembangkit (BP) atau jika high season seperti hari raya rangkaiannya bisa ditambah menjadi 8 rangkiaan eksekutif (K-1)

Perjalanan saya menuju Surabaya (dan sebaliknya) menggunakan KA Turangga benar-benar saya nikmati, berada di rangkaian 1 (pergi) dan rangkaian 3 (pulang). Kru KA sangat ramah apalagi prami-nya (CMIIW) namun sayang AC yang dipasang terlalu dingin sehingga membuat saya bersin-bersin. Perjalanan sangat tepat waktu, bahkan ketika tiba di Surabaya kereta telah masuk stasiun pukul 08.00, 20 menit lebih awal (saluutt buat masinisnya..) dalam perjalanannya kereta akan berhenti di beberapa stasiun untuk menaikan dan menurunkan penumpang diantaranya Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Kutoarjo, Jogja Tugu, Solo Balapan, Madiun, Kertosono dan Mojokerto, kereta juga akan berhenti di stasiun Cipendeuy biasanya untuk check karena medan yang dilalui cukup menanjak sehingga kereta harus dipastikan dalam kondisi yang sangat baik, jika tidak mungkin bisa double traksi. Oiya..rangkaian Turangga yang saya naiki ditarik oleh Lokomotif CC20414 punyanya DIPO induk Bandung🙂

Dapet seat 5C

CC20414

Perjalanan yang menyenangkan bersama Turangga, dan saya masih ingin mecicipi perjalanan lain bersama kereta yang lain😀

Mangan ora mangan sing penting nyepur !!!!!

20 responses to “Bandung-Surabaya bersama KA Turangga

  1. KA Turangga kelihatan dari luar emang bagus banget. Ternyata dalemnya juga joss.:mrgreen:

    Saya pernah ngiler banget mau naik Turangga ini. Waktu balik dari Sempu saya ketinggalan Sri Tanjung ke Jogja. Jadinya harus nunggu besok pagi, tidur di stasiun dah. Hahaha.. Tau2 ketemu sama temen2 anak Unpar di Gubeng, mereka naik Turangga ternyata. Begitu mereka naik kereta, saya langsung ngebayangin betapa nyamannya mereka di dalam sana. Sedang saya, harus begadang semalaman menghindari nyamuk.:mrgreen:

    Sementara ini kereta termewah yang saya tumpangi baru “si ular” Taksaka. Eksekutif Jogja – Jakarta langganan kalau mau pulang ke Sumatra.😀

    Btw blognya saya linkback ya..😀

  2. hahaha..saya juga pernah kok nginep di Gubeng pas mau ke sempu, tapi Alhamdulillah nyamuknya bersahabat😀

  3. itu bisa lebih cepet karena di beberapa lokasi daop surabaya relnya mengalami perbaikan.. (baca jawa pos)..

    jadi sekarang semua kereta dari dan ke surabaya berubah jadwalnya karena bisa melaju lebih cepet.. rata2 bisa mangkas waktu 30 menit sampe 1 jam dari jadwal semula dha..

    btw jadi pengen juga neh naik kereta eksekutif jarak jauh, kayaknya seru juga. udah bosen naik kapal maburr😀

    gw seh paling naik kereta cuma surabaya-jogja doang..😛

    • oohh gitu (hahahha railfans yang tidak mengikuti perkembangan terkini) maklum bukan anak suroboyo😛 (alasaan)

      gue malah pengen naek pesawat hihihihi (tapi tetep train is the best😀😀 )

  4. ehh ya dha.. kalo turangga AC-nya ada setelannya nggak sih? apa sama kayak sancaka yang cuma ada ON sama OFF jadinya dingin benerrr…

    • sama kayak sancaka cuman ON OFF doank, kagak ada setelannya..jadinya siap2 aja pake jaket yg tebel heheheh

      • Dulu setahu q, sewaktu q jadi Prami Turangga, ACnya bisa disetel kok. tinggal bilang aja sama crewnya.
        aduh jadi kangen sama crewnya Turangga nich…. kangen sama Rawonnya Pakde….

      • wah..ada mbak Prami🙂
        dulu prami di Turangga yang satwa apa Turangga retrofit? soale kmarin saya pake retrofit dan gak bisa distel hehehhe
        crew turangga emang keren2..ramah2 plus baik2 hehehe

  5. wah, seru juga ya. Saya juga railfans nih, tp railfans jakarta.. Biasanya klo sy pergi bd-sby naek argo wilis yg jam7 pagi biar bisa liat pemandangan sambil open bordes hehe.. saya juga penasaran naek turangga nih, paling udh pernah masuk pas lg stabling aja.

    • hai..salam kenal railfans jakarta !!
      iya, naik argo wilis atau Lodaya pagi sampe jogja bisa dapet view yang keren petak Lebak jero sampai dengan tasikmalaya🙂
      anyway makasih dah main ke blog saya🙂

  6. wah..ada mbak Prami🙂
    dulu prami di Turangga yang satwa apa Turangga retrofit? soale kmarin saya pake retrofit dan gak bisa distel hehehhe
    crew turangga emang keren2..ramah2 plus baik2 hehehe

    yang terpenting mbak praminya canti2 nggak?😛

    • maslah cantik gak cantik itu mah relative yo, yang penting dia ramah nggak..percuma juga dia cantik tapi juteknya bukan main, kek praminya salah satu kereta relasi PSE-PWT

  7. wah jadi pengen, kalo saya biasa naik mutiara timur jurusan surabaya-banyuwangi. Tapi walaupun kelas eksekutif, tapi interiornya tidak semewah kereta2 yg rute ke barat. kadang ngiri deh. sepertinya doap IX di anak tirikan oleh KAI.

  8. Turangga Retrofit semakin joss saja, waktu tempuh seringkali lebih cepat. Aq sering gunakan KA ni jika dr BD ke Mn, wah so mlm yg dingin dan hujan, jadi smkn menggigil begitu msk gerbong retrofit yg ok punya dinginnya.

  9. Enak tuh turangga,langganan pake c4, exteriornya menggoda,interiornya memanjakan penumpang
    salut buat TURANGGA

  10. KA Turangga, insyaalloh saya akan coba dan buktikan pada tgl 7 Feb 2012

  11. gimana dengan barnya?

  12. Aiiiiih… mantapnyoo….. Ternyata Turangga sebegitu mantapnya, Udah ngiler aza nih…. jadi pengen cepet2 malem, karena malam ini akan jadi pengalaman pertama saya nempuh perjalanan Bandung -Surabaya pake KA Turangga….. :))))

  13. Mau tanya kali turangga kapasitas cabin bag per penumpang berapa ya? Thanks

  14. Masih mimpi kalau mau naik ini KA 47-48 Turangga. BD-SGU paling banter pasti naik K3 Pasundan. Atau K2 Mutsel. Duit nggak ada. Kalau kecepetan, akhir-akhir ini memang sering.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s