Lebayman dan Lebaywati



entahlah perkembangan teknologi semakin mutakhir, perkembangan teknologi di dunia maya semakin dinamis saja, Masih ingat ketika saya pertama kali membuat account Friendster beberapa tahun yang lalu, situs jejaring sosial ini cukup menyedot perhaiatn masyarakat umum, termasuk saya. Situs ini cukup digemari dikalangan pelajar (kan waktu itu status saya masih seorang pelajar) ntah untuk mendapatkan teman baru, pacar baru (mungkin), selingkuhan baru (uppss) atau cuman sekedar untuk menghimpun teman lama yang sudah lama tak bersua. sebenarnya situs ini bukan satu-satunya situs jejaring sosial, saat itu juga telah ada hi5, Multiply ataupun sejenisnya . Namun sekarang seiring perkembangan zaman yang semakin dinamis situs-situ jejaring sosialpun semakin banyak dari mulai Facebook yang lengkap dengan fiture ini itu-nya ataupun Twitter dan Plurk yang hanya sebatas update-an status-status.

Oke, saya gak mau membahas terlalu jauh mengenai jenis-jenis jejaring sosial ituh, saya hanya ingin sedikit mengomentari para pengguna jejaring sosial tersebut. Disadari atau tidak para pengguna jejaring sosial tersebut kadang terlalu berlebihan dalam membuat status, alih-alih kepingin eksis batas ruang privasi-pun dibuka kepada khalayak umum..tak hanya itu kemudahaan akses internet via telepon seluler terlebih dengan adanya fitur dan layanan khusus seperti Blackberry, Iphone, dan sejenisnya membuat orang semakin mudah untuk terus meng-update stastusnya kapan saja dan dimana saja. Menjadi sangat berlebihan ketika tiap menit orang berganti statusnya dan yang membuat lebih jengkel adalah notifikasi atau timeline saya dipenuhi update-an update-an status yang sama sekali gak penting !!! tampaknya orang-orang tersebut berlomba-lomba membuat status secepat mungkin terlepas dari penting gak penting yang penting UPDATE…(capee deeh…)

berikut ini contoh status-status yang bikin saya mencak-mencak…

“aduh lapar” ==> status twitter (dengan diiringi status berikutnya yang hanya terdiri dari satu atau dua kata yang sama sekali gak penting buat saya..)

“Quwh Tw iNieY beRat’z baNg9edh,,tPi quwh haRuzz TetteP sEman9adh….Zemang99adhh..!! ” ==> status di Facebook (setelah membacanya tak lama kemudian saya remove dari friendlist saya)

“090909” ==> twitter (memang penting yah????)

“aduuhh PR belum dikerjain, mana laporan belum kelar lagi, jurnal belum ngerjain…” ==> status di Facebook (makannya buruan kerjain malah Facebook-an !!!!!! )

“Lagi boker sambil baca komik” ==> status di Facebook (boker dibilang-bilang..emang apa pentingnya buat saya..!!!)

“mau makan apa yah?” ==> status di Twitter (mau makan aja bingung, syukur-syukur masih bisa makan !!!)

dan masih banyak status-status lain yang gak bisa saya publish disini….

so, Mr and Mrs Lebay of this year goes to……..

3 responses to “Lebayman dan Lebaywati

  1. lebai itu ada parameter tidak kk??
    jangan2 nanti kita salah menilai, justru secara pribadi kita lah orang yang lebai itu…wkwkwk
    CMIIW

  2. lebai sampai saat ini memang belum ada parameter yang objektif bro, tapi sampai saat ini baru parameter subjektif saja..Sampai saat ini Alhamdulillah status-status saya di Fb ataupun twitter masih menggunakan bahasa manusia, masih update stastus seperlunya tanpa mengejar predikat Mr Update status…Jadi tulusan disini bersifat subjektif bro..!!
    maap-maap aje klo ada yang tersinggung😉

  3. TOP

    setuju banget ma ulasannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s