nanjak Papandayan

View dari atas Papandayan *Captured by Djoko*

weekend kemarin tepatnya tanggal 16-18 April 2010 saya mempunyai kesempatan trip bareng anak-anak share traveler nanjak ke Papandayan. Mumpung lagi kosong (lebih tepatnya mengosongkan diri hehe) sayapun join dengan beberapa kawan ST diantaranya Djoko, Imam, Ria, Niko, Mitra dan Nunu. dengan tempat dan jam  keberangkatan yang berbeda (saya dari Bandung langsung ke rumah orang tua di garut, sedangkan Djoko,Imam, Ria dan Niko berangkat dari Jakarta) kami bertemu di Terminal Guntur Garut sekitar pukul 05.45. kemudian kami mencari sarapan, sembari menunggu mereka ber4 sarapan saya pun membeli  logistik untuk keperluan di atas.

kami lalu menuju Cisurupan dengan men-charter angkot, kami membayar masing-masing sebesar 10 rb rupiah. Sampai di Cisurupan kami melanjutkan perjalanan dengan mobil bak (biaya perorangnya 12rb padahal sebenernya bisa 7-8 rb aja sih) smapai dengan Base Camp. Sampai di Base Camp kami melapor dan membayar biaya pendaftran 10rb (serombongan). setelah mendaftar kami pun langsung berangkat menuju tempat camp di Pondok saladah

sebelum memulai perjalanan *captured by Niko Chaniago

sesaat sebelum memulai perjalanan *captured by Niko Chaniago*

Gunung Papandayan merupakan salah satu gunung berapi  yang masih aktif di Jawa Barat. Berada di ketinggian 2622 mdpl gunung ini termasuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten bandung dan Kabupaten garut. Di Gunung ini masih terdapat beberapa kawah yang aktif yang siap meluapkan laharnya sewaktu-waktu. Gunung ini mempunyai jalur trek yang cukup unik kenapa bisa dibilang unik? karena jalur menuju puncak sangat bervariasi mulai dari jalanan landai, kemudian melewati kawah dengan sumur-sumur belerang yang mengeluarkan bau yang khas, semak-semak, jalana berbatu, tanjakan yang cukup terjal dan juga savanaedelweis yang mempesona🙂

perjalanan menuju pondok saladah ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama dan melewati medan yang cukup terjal. Ini terjadi karena kami tidak menembus kawah yang ternyata bisa dilewati, alhasil kami membuang beberapa jam untuk melewati medan yang sebenarnya tidak perlu kami lewati huffhh…

setelah istirahat sejenak kami melanjutkan perjalanan, ditengah jalan kami berhenti sejenak di sungai yang mengalirkan air pengunungan yang alami dan segar. lalu melanjutkan perjalanan kembali. sebenarnya dahulu  track perjalanna menuju pondok selada lumayan landai, akan tetapi dikarenakan longsor yang terjadi saat Papandayan meletus tahun 2002 yang lalu track menuju pondok seladah diputar dan harus melalui perjalanan yang cukup menanjak. sekitar pukul 11 siang kami sampai di Pondok saladah lokasi tanah yang datar membuat kami memutuskan untuk mendirikan tenda disini. sebelumnya kaipun mengisi amunisi terlebih dahulu sebelum mencapai puncak.

setelah istirahat dan medirikan tenda, kami melanjutkan perjalanan menuju puncak kali ini dengan beban yang berkurang karena kami hanya membawa ponco/jas hujan dan air minum saja. perjalanan menuju puncak kami melewati medan yang sangat terjal dan curam, kami melewati daerah aliran air yang sebenarnya bahaya untuk dilalui apalagi jika hujan turun. setelah melewati jalan yang cukup membingungkan akhirnya kami sampai di Tegal Alun, suatu padang Edelweis yang sangat indah seperti alun-alun suryakencana di TN Gede-Pangrango. dari sini kami melanjutkan perjalanan menuju puncak akan tatapi sayang, jalur yang tidak jelas dan hujan yang turun membuat kami urung menuju puncak dengan alasan pemandangan puncak yang tidak akan menarik selepas turun hujan. kami pun kembali menuju Pondok seladah dengan rute yang sama ketika menuju Tegal Alun, di tengah perjalanan kami tersesat dan kembali ke Tegal alun, kamipun menemukan jalur lain. jalur yang kami lalui untuk kembali ke Pondok saladah ternyata terdapat petunjuk sehingga kami menyimpulkan bahwa trek yang kami lalui menuju tegal alun tadi merupakan jalur yang ilegal (hadoooh) setelah beberapa jam menyusuri jalur yang licin akhirnya kami sampai di Pondok saladah dan kemudian istirahat mengembalikan energi yang telah habis terkuras.

jalur menuju pucak ILEGAL !! *captured by Niko Chaniago*

jalur menuju pucak ILEGAL !! *captured by Niko Chaniago*

Foto keluarga di Tegal alun..complete squad

Foto keluarga di Tegal alun..complete squad

Minggu 18 April 2010 kami menikmati pagi di Pondok saladah, udara yang segar tapi menusuk kulit. setiap orang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Imam sibuk dengan rokoknya guna menghangatkan badan. Djoko yang ntah dimana keberadaanya mencari spot-spot yang bagus untuk foto keluarga, Niko yang asyik dengan kamera DSLRnya memotrek pemandangan-pemandangan mahadahsyat. Ria yang sibuk berdandan, Mitra dan Nunu yang asyik makan mengganjal perut dan saya sendiri yang asyik mengelilingi pondok saladah dan main air di sungai.

sekitar pukul 7pagi kami packing dan siap-siap kembali ke Base camp. ditengah jalan kami pun berhenti sejenak mengabadikan pemandanga-pemandangan mahadahyat yang dilukiskan Sang Khalik. kamipun melewati jalur yang kami lewati pada aal pendakian akan tetapi kali ini kami menerobos kawah yang ternyata menghemat waktu tempuh. pukul 11.00 kami tiba di Base Camp kami pun beristirahat sejenak.

setengah 12 kami turun menuju alun-alun cisurupan dengan menggunakan mobil bak, kali ini kami bersama rombongan dari Tangerang sehingga kali ini kami hanya membayar 8rb saja. Sampai di Cisurupan kami menuju rumah orang tua saya di jalan pembangunan dengan menggunakan angkot dan membayar sebesar 7rb kami sudah diantarkan menuju rumah orang tua saya di jalan pembangunan.

Perjalanan pun diakhiri di rumah orang tua saya, Imam, Djoko, Ria dan Niko kembali ke Jakarata dengan menggunakan bus sedangkan Mitra dan Nunu  kembali ke Bandung dengan mengunakan sepeda motor. saya pun beristirahat sebentar di rumah orang tua saya sebelum kembali ke bandung malam harinya.

perjalanan yang menyenangka, Terima kasih pada Allah SWT Sang Khalik yang Maha Dahsyat yang selalu memberikan saya kesempatan untuk menikmati kebesaranNya, teman2 Share Traveller Imam, Djoko, Ria, Niko,Mitra dan Nunu senang berjumpa dengan kalian🙂

Back to Banduuung !!!

2 responses to “nanjak Papandayan

  1. seperti biasanya… ditunggu foto2nya gan:mrgreen:

    • hahhaha sayang sekali kemaren saya gak bawa kamera..jadi paling ntar saya tampilin hasil jepretann teman2 yang lain ajah yah😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s